Trading Makro #Chapter 1 : Kebangkitan US Dollar dan Peta Makro Saat ini

Kebangkitan US Dollar

Ada banyak negatifitas yang terjadi sepanjang tahun 2019. Ekonomi global mengalami masa-masa buruk, suku bunga tetap berada di titik terendah, isu perang dagang, kondisi zona Eropa yang tak kunjung membaik adalah beberapa yang bisa saya sebutkan.

Sebagai individual trader, anda bisa memutuskan untuk menunggu di garis pinggir sampai keadaan membaik.

Tapi bagi para portfolio manager mereka tidak punya opsi “menunggu”.

Katakanlah anda sebagai portfolio manager, dibalik anda banyak penyokong dana (korporasi, insurance, pension funds, dan lain-lain)  yang terus menerus menginginkan hasil imbal balik (keuntungan). Jadi orang-orang seperti portfolio manager ini, mereka dituntut untuk terus mencari kemana dana modal investor ini akan di investasikan.

Suku bunga dimana-mana sangat rendah, pasar emerging market tertekan habis habisan (contoh: IHSG berada di zona merah sepanjang tahun 2018-2019) serta zona eropa yang masih terpuruk. Saya pikir para portfolio manager ini hanya punya 1 pilihan. Yaitu menempatkan dana investasinya di Amerika Serikat.

Pasar Amerika cukup bertahan dengan baik. Bank Sentral Fed berani menaikkan suku bunga, inflasi mulai tumbuh tanda adanya pertumbuhan ekonomi AS. Kebijakan Presiden Donald Trump yang memangkas pajak (tax cut) bagi perusahaan-perusahaan agar perusahaan bisa lebih banyak melakukan ekspansi dan membuka lebih banyak lapangan kerja. (- kalo di Indonesia ini semacam program Tax Amnesty, dimana pada akhirnya arus modal yang terparkir di luar negeri bisa balik ke Indonesia lagi) .

Saya pikir, setidaknya kondisi AS masih lebih baik daripada belahan dunia lainnya.

kondisi AS masih lebih baik daripada belahan dunia lainnya

Hasilnya adalah seperti yang Anda lihat sekarang. US dollar menjadi sangat kuat, dan pasar saham AS (Dow Jones, NASDAQ dan S&P 500) terus-terusan menembus rekor tertinggi.

Apakah US Dollar dan Pasar Saham AS masih akan terus menguat?

Menurut saya penguatan ini belum selesai, dan akan berlanjut di tahun 2020, setidaknya untuk US Dollar. Saya melihat pasar saat ini ada di kondisi stabilizing setelah penguatan besar-besaran sepanjang tahun 2019.

Tapi jangan lupakan bahwa Mario Draghi selaku pucuk pimpinan Bank Sentral Eropa saat ini sudah diganti oleh Christine Lagarde, yang mantan direktur IMF.

Saya pikir Christine Lagarde selaku gubernur yang baru tidak akan akan tinggal diam dan akan membuat gebrakan yang cukup menggoyang market , setidaknya untuk mata uang EURO. Mungkin di kisaran bulan Desember.

MRG Trade

Recent Posts

Forex Signal 12 Desember 2019

GBPUSD Sell Limit 1.33154 Stop Loss 1.34039 Take Profit 1.31632 AUDUSD Buy Limit 0.68575 ... Read More The post Forex…

7 hours ago

Forex Signal 11 Desember 2019

CHFJPY Buy Limit 110.187 Stop Loss 109.848 Take Profit 111.715 NZDJPY Buy Limit 70.658 ... Read More The post Forex…

1 day ago

Forex Signal 10 Desember 2019

EURJPY Sell Stop 119.966 Stop Loss 120.202 Take Profit 119.695 The post Forex Signal 10 Desember 2019 appeared first on…

2 days ago

Forex Signal 9 Desember 2019

AUDJPY Buy Limit 73.956 Stop Loss 73.782 Take Profit 74.254 CADJPY Sell Limit 82.090 ... Read More The post Forex…

3 days ago

Forex Signal 6 Desember 2019

EURUSD Sell Limit 1.11641 Stop Loss 1.12019 Take Profit 1.10794 The post Forex Signal 6 Desember 2019 appeared first on…

6 days ago

Forex Signal 5 Desember 2019

AUDUSD Buy Stop 0.68764 Stop Loss 0.68439 Take Profit 0.69240 XAUUSD Buy Stop 1485.60 ... Read More The post Forex…

1 week ago